Sabtu, 03 Oktober 2015

TUGAS RANGKUMAN BAHASA INDONESIA ( HALAMAN 111 - 130)



TUGAS RANGKUMAN BAHASA INDONESIA
( HALAMAN 111 -  130)
TEKS ANEKDOT
Contoh teks anekdot :
            Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Suatu ketika si Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tak tahu peraturan membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuat putung rokok. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena sudah hampir habis, ia membuang putung rokoknya begitu saja dan jatuh persisi di sisi kaki kanannya.
            Tanpa disangka – sangka, datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas.
“Tahukan anda telah melakukan pelanggaran ?”
“Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya buat?” Jawab Azam
“Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok” Tegas petugas itu.
Dengan sigap, Azam menjawab, “Oh... maaf terjatuh”
Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung dihisapnya lagi.
Petugas ituhanya terbelalak keheranan. Setelah itu, ia pergi meninggalkan Azam.

Struktur teks anekdot terdiri dari :
1. Abstraksi
2. Orientasi
3. Krisis
4. Reaksi
5. Koda




Contoh teks anekdot dalam berbentuk puisi :
Itu Sampah atau Apa?
Karya : Aditya Yuda Kencana
Beri tahu aku jika kau lihat
Itu sampahatau apa?
Di jalan ada sampah
Di selokkan penuh sampah
Di laci meja ada sampah
Di bus, truk, dan angkot ada sampah
Diruang sidang ada sampah
Di ruang tunggu rumah sakit ada sampah
Di sampah meraja lela
Sampah ada di bawah tiang bendera merah putih dan
Di balik gerbang masuk MPR ada sampah
Aku bingung, apakkah di kursi – kursi parlemen ada sampah pula?
Coba lihat!
Apa? Kau tak berani?
Sungguh! Sampah menjadi bunga – bunga nusantara
Dimana – mana ada sampah
Apakkah di mulut manusia ada sampah?
Periksa sekarang!
Cepat!
Jikatak ada maka syukurlah
Manusia sombong! Membuang sampah seenaknya
Jangan biarkan negeri kita sebagai tong sampah terbesar
Ingat itu!

SENI BERNEGOSIASI DALAM KEWIRAUSAHAAN
Negosiasi adalah bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan diantara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda.
Negosiasi dilakukan karena pihak-pihak yang berkepentingan perlu membuat kesepakatan mengenai persoalan yang menuntut penyelesaian bersama.
Tujuan negosiasi adalah untuk mengurangi perbedaan posisi setiap pihak,sebelum bernegosiasi dilakukan, perlu ditetapkan terlebih dahulu orang-orang yang menjadi wakil dari setiap pihak.selain itu, bentuk dan struktur interaksi yang direncanakan juga perlu disepakati.
Tindakan yang dilakukan agar negosiasi berjalan lancar adalah
1)      Mengajak untuk membuat  kesepakatan,
2)      Memberikan alasan mengapa harus ada kesepakatan,
3)      Membandingkan beberapa pilihan,
4)      Memperjelas dan menguji pandangan yang dikemukakan,
5)      Mengevaluasi kekuatan dan komitmen bersama,
6)      Menetapkan dan menegaskan kembali tujuan negosiasi,
Komunikasi dalam negosiasi dilakukan dengan cara yang santun,cara itu dapat ditempuh dengan:
1)      Penyesuaian pembicaraan kearah tujuan praktis,
2)      Mengakomodasi butir-butir perbedaan dari kedua belah pihak,
3)      Mengajukan pandangan baru dan mengabaikan pandangan yang sudah ada tanpa memalukan kedua belah pihak,
4)      Mengalokasikan tugas dan kewajiban masing-masing,
5)      Memprioritaskan dan mengelompokkan saran dan pendapat dari kedua belah pihak,

Contoh kegiatan yang perlu diselesaikan melalui negosiasi
1)      Jual beli barang atau jasa,
2)      Penggajian karyawan,
3)      Penyusunan program-program oraganisasi,
4)      Pembangunan fasilitas-fasilitas umum,
5)      Penentuan wakil rakyat dalam suatu partai politik,


Tuturan yang mungkin terdapatpad teks negosasi
1)      Mengucapkan salam-membalas salam
2)      Bertanya-jawab / tidak menjawab
3)      Meminta tolong-memenuhi/ menolak permintaan
4)      Menawar-menerima/ menolak tawaran
5)      Megusulkan-menerima/menolak usulan, dan sebagainya









Tidak ada komentar:

Posting Komentar

"WELCOME"